, ,

Gubernur Yulius Selvanus Serukan Gerakan Hidup Sehat di HKN ke-61

oleh -384 Dilihat

Manado – Gubernur Yulius Selvanus Serukan Gerakan Hidup Sehat di HKN ke-61. Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Sulawesi Utara menjadi panggung penegasan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat fondasi kesehatan masyarakat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa kesehatan bukan sekadar layanan, tetapi merupakan syarat utama percepatan pembangunan daerah. Saat ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Utara berada pada angka 76,35 persen, yang dikategorikan aman dan tinggi.“Indeks pembangunan manusia sangat dipengaruhi oleh faktor hidup panjang dan sehat. Karena itu tugas kita bersama adalah memastikan masyarakat hidup sehat,” tegas Gubernur yang didampingi oleh Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay.

Selain itu, kata Gubernur pemerintah daerah menyampaikan bahwa seluruh kebijakan diarahkan untuk memastikan ketersediaan tenaga medis, serta menjamin ketersediaan obat dan fasilitas kesehatan.“Semua harus terfasilitasi baik SDM, perangkat, hingga sarana rumah sakit. SDM kesehatan harus terus meningkat hingga menghasilkan tenaga ahli,” tambahnya sembari menyebut salah satu langkah strategis yang telah dilakukan yaitu memberikan rekomendasi bagi 20 dokter untuk melanjutkan pendidikan spesialis, sebagai upaya memperkuat layanan kesehatan jangka panjang.Lebih jauh lagi kata Gubernur, pemerintah menekankan bahwa SDM unggul hanya dapat tercapai jika masyarakat sehat.

Tugas kita semua adalah menjaga kesehatan masyarakat. SDM harus cerdas, kuat, berdedikasi, disiplin, dan memiliki motivasi membangun Sulut lebih maju,” tegasnya. Dalam kesempatan tersebut, tampak juga pemberian penghargaan bagi tenaga medis di kabupaten kota yang berprestasi dalam bidang kesehatan.

Baca Juga : Diduga Aniaya Perempuan, Pria Berinisial IT Langsung Diciduk Tim Resmob Manado

Gubernur Yulius Selvanus Serukan
Gubernur Yulius Selvanus Serukan

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menegaskan penanganan penyakit TBC harus jadi prioritas. “Saya berharap puskesmas lebih giat memperhatikan penyakit ini. Jika ada masyarakat yang masuk, tanyakan tinggal di mana dan siapa saja dalam rumah, harus bisa diketahui. Jangan menunggu harus jemput bola,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa fasilitas laboratorium yang tersedia harus dimanfaatkan optimal untuk mengambil sampel masyarakat yang diduga terpapar. “Penyakit ini bisa dicegah. Jika semua pelayanan melakukan langkah pencegahan, saya yakin angka penularan bisa ditekan,” terangnya.

Di momen HKN ke-61 Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk bersatu menjaga kesehatan demi masa depan daerah. “Mari bersama pemerintah bertanggung jawab untuk hidup sehat. Masyarakat sehat adalah fondasi pembangunan Sulut yang lebih maju,” kuncinya.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.