, ,

RSUP Kandou Manado Dengar Suara Publik: Gali Ide Tingkatkan Layanan dan Jalin Kolaborasi

oleh -780 Dilihat

Manado – RSUP Kandou Manado Dengar Suara Publik: Gali Ide Tingkatkan Layanan dan Jalin Kolaborasi. RSUP Prof Dr R D Kandou Manado pada Senin, 29 September 2025, melaksanakan kegiatan penting dalam mendukung perbaikan dan peningkatan pelayanan, yakni Forum Konsultasi Publik.Hadir dalam kegiatan ini dari unsur pemerintah (Camat, Kapolsek, dan Danramil, serta lurah dan kepala Puskesmas), tokoh masyarakat dan agama, hingga unsur media massa.

Acara ini merupakan bentuk tanggung jawab RSUP Kandou sebagai rumah sakit vertikal di bawah Kementerian Kesehatan.

Mereka menyadari, tugas rumah sakit bukan hanya menyediakan pelayanan yang aman, berkualitas, dan terjangkau, tetapi juga harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan kebijakan nasional.Konsultasi publik ini pun menjadi wadah tepat bagi mereka untuk mendapatkan masukan berharga. Tujuannya jelas: perbaikan layanan, transparansi, dan akuntabilitas.

“Dengan kolaborasi antara RSUP Kandou dengan pemerintah daerah, organisasi profesi, akademisi, dunia usaha, dan komunitas masyarakat, diharapkan akan diperoleh rekomendasi strategis sebagai dasar perbaikan kualitas di bidang pelayanan, administrasi dan informasi pelayanan publik,” ujar Direktur Utama, Prof Dr dr Starry Rampengan Sp.JP (K), FIHA, MARS.

Dia sangat menyadari bahwa tanpa masukan dan kerja sama dari berbagai pihak, perbaikan tidak akan optimal. Oleh karena itu, ia mengajak para peserta untuk aktif berdiskusi. Jika ada gagasan yang inovatif, pihaknya siap menindaklanjuti demi peningkatan mutu layanan.

“Mudah-mudahan, forum konsultasi publik ini dapat menghasilkan rumusan bersama yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas layanan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas, serta kemuliaan nama Tuhan,” pungkasnya.

Sementara itu, kata Dirut Starry, kualitas pelayanan publik adalah cerminan komitmen RSUP Kandou.Oleh karena itu, berbagai transformasi terus dilakukan, mulai dari peningkatan kompetensi ASN, modernisasi sarana dan prasarana, digitalisasi layanan hingga pentingnya tata kelola rumah sakit yang akuntabel.

Baca Juga : CEP Perjuangkan Dana Rp104 Miliar untuk Sulut, Golkar Gelar Pasar Murah Gratis di Manado

RSUP Kandou Manado
RSUP Kandou Manado

Menariknya, di bidang digitalisasi, RSUP Kandou bahkan memiliki rencana besar, yakni mewujudkan Smart Hospital yang sedianya dimulai tahun depan. Lepas dari itu, RSUP Kandou dalam komitmen meningkatkan kualitas layanan, ternyata memiliki satu tantangan besar, yakni terkait pasien yang tidak memiliki asuransi. Tercatat, biaya rawat pasien tanpa asuransi yang tak terbayar dari tahun 2008 hingga 2024 telah mencapai angka fantastis: Rp74 miliar. Hal ini tentu saja menjadi tantangan bagi rumah sakit yang dalam perawatan peralatan dan operasional rumah sakit membutuhkan biaya yang tak sedikit.

Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam edukasi pola hidup bersih dan sehat. Tujuannya agar masyarakat lebih proaktif dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungannya agar tidak rentan sakit. “Mencegah lebih baik daripada mengobati. Lebih baik kita ketemu di rumah ibadah, acara, dan lainnya dalam kondisi sehat, daripada bertemu di rumah sakit,” tandasnya. “Besar harapan kami untuk saling membantu dan menopang, khususnya bersama melakukan edukasi akan pentingnya asuransi agar semua masyarakat memiliki asuransi, baik dari pemerintah maupun swasta,” kata Prof Starry.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.