Wawasan Manado – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota Manado melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) mulai melakukan penataan pasar tradisional. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas perdagangan serta munculnya pedagang musiman yang biasanya meningkat pada momentum akhir tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pasar-45-manado-jumat-demseber-2025.jpg)
Direktur Perumda Pasar Manado, (nama dapat disesuaikan), mengatakan penataan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban, kebersihan, dan kelancaran aktivitas jual beli, sekaligus memastikan masyarakat dapat berbelanja dengan nyaman dan aman.
“Setiap menjelang Nataru, pedagang musiman biasanya bertambah. Karena itu, kami lakukan penataan agar tidak terjadi penumpukan, kemacetan, maupun gangguan ketertiban di area pasar,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).
Baca Juga : Tim PU Manado Identifikasi Sampah Hambat Drainase Kota
Antisipasi Pedagang Musiman dan Kepadatan Pengunjung
Menurutnya, beberapa pasar utama di Kota Manado seperti Pasar Bersehati, Pasar Pinasungkulan, dan Pasar Karombasan menjadi titik fokus penataan. Karena biasanya mengalami peningkatan pengunjung secara signifikan menjelang hari besar keagamaan.
Perumda akan melakukan pengaturan zonasi pedagang, khususnya bagi penjual musiman yang menjajakan kebutuhan khas Natal dan Tahun Baru seperti daging, rempah, ikan, kue, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.
“Kami akan arahkan pedagang musiman menempati titik-titik tertentu agar tidak mengganggu akses utama pengunjung dan pedagang tetap. Semua kami atur supaya pasar tetap tertib,” jelasnya.
Selain itu, Perumda Manado juga memperketat pengawasan kebersihan dan keamanan lingkungan pasar. Termasuk memastikan saluran air tidak tersumbat serta area jual beli tetap steril dari sampah menumpuk.
Jamin Ketersediaan dan Stabilitas Harga
Tak hanya fokus pada penataan fisik, Perumda Manado juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga selama periode Nataru.
“Kami terus berkoordinasi dengan dinas terkait agar pasokan tetap aman dan tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Manado mengimbau para pedagang untuk mematuhi aturan penataan pasar yang telah ditetapkan serta tidak menjual di bahu jalan atau akses keluar-masuk pasar.
“Kami minta pedagang bekerja sama agar suasana pasar tetap kondusif dan masyarakat bisa berbelanja dengan nyaman,” ujar perwakilan Pemkot Manado.
Dukung Kelancaran Perayaan Nataru
Penataan pasar ini diharapkan dapat mendukung kelancaran perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Manado. Sekaligus menjaga roda ekonomi masyarakat tetap bergerak dengan baik tanpa mengorbankan ketertiban umum.
Pemerintah memastikan akan terus melakukan evaluasi selama masa Nataru berlangsung untuk menyesuaikan kebutuhan di lapangan.





