Manado – Akhirnya! Titik Blank Spot di Kota Bitung Teratasi, Hadiah Natal HH-RM Kelurahan Pinangunian Online. Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung di bawah kepemimpinan Wali Kota Hengky Honandar SE dan Wakil Wali Kota Randito Maringka SSos, (HH-RM) kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan pemerataan akses digital hingga ke wilayah yang selama ini sulit terjangkau jaringan internet. Seperti di Kelurahan Pinangunian, setelah hampir dua tahun berada dalam kondisi blank spot, akhirnya kini dapat mengakses layanan internet berkecepatan tinggi.
Akses internet tersebut mulai diaktifkan di Kantor Lurah Pinangunian sebagai titik awal layanan, dan akan ditindaklanjuti dengan penambahan titik-titik akses lainnya di wilayah kelurahan tersebut. Kehadiran internet ini sekaligus mengakhiri penantian panjang warga Pinangunian yang selama kurang lebih dua tahun harus hidup tanpa akses jaringan internet. Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bitung Altin Tumengkol SIP MSi, menjelaskan bahwa tersambungnya internet di Pinangunian merupakan bagian dari upaya Pemkot Bitung untuk menghapus wilayah blank spot secara bertahap, guna terwujudnya transformasi digital yang merata di Kota Bitung.
Baca Juga : Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Hari Ini, Kamis 18 Desember 2025: Ini Daftar Daerah yang Dilanda Hujan

“Saat ini Pinangunian sudah bisa mengakses internet, setelah kurang lebih dua tahun blank spot. Titik awal online berada di Kantor Lurah, dan selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan titik-titik lainnya,” jelas Altin, Kamis (18/12/2025). Berdasarkan hasil uji kecepatan jaringan yang bersumber dari perangkat Starlink dan terdokumentasi dalam foto uji bandwith, akses internet di Kantor Lurah Pinangunian mencatat kecepatan unduh mencapai 175 Mbps, kecepatan unggah 48 Mbps, dengan latensi sekitar 53 milidetik.
Kecepatan ini dinilai sangat memadai untuk mendukung pelayanan publik, administrasi pemerintahan, serta kebutuhan komunikasi dan informasi masyarakat. Altin menambahkan, kehadiran internet di Pinangunian bukan sekadar soal konektivitas, tetapi juga membuka peluang besar bagi masyarakat untuk mengakses layanan digital, pendidikan daring, informasi publik, hingga mendukung aktivitas ekonomi berbasis teknologi.
“Infrastruktur digital adalah kebutuhan dasar hari ini. Dengan internet, pelayanan pemerintahan akan lebih cepat, transparan, dan masyarakat tidak lagi tertinggal dalam akses informasi,” ujarnya. Ia pun berharap, tersambungnya internet di Pinangunian dapat menjadi hadiah Natal yang bermakna bagi masyarakat setempat. Momentum ini dinilai sejalan dengan semangat kebersamaan dan pelayanan yang diusung Pemkot Bitung. Semoga ini berkenan menjadi hadiah Natal dari Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota untuk warga Pinangunian,” tutur Altin.
Warga setempat menyambut positif hadirnya jaringan internet tersebut. Selama ini, keterbatasan akses jaringan menjadi kendala utama dalam pelayanan administrasi, komunikasi, hingga aktivitas belajar mengajar. Dengan hadirnya internet, masyarakat berharap terjadi peningkatan kualitas layanan publik dan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan.





